Langsung ke konten utama

6 Basic Styles based on Personality

 Pasti kalian sering mendengar istilah style, look  terutama bagi kalian yang berkecimpung di dunia fashion. Tapi tahukah kalian bahwa style dan look  itu berbeda? 

Style adalah gaya yang bersifat lebih ke personal atau pribadi. Jika tren silih berganti datang dan pergi, maka tidak dengan style. Style is stay. Karena style atau gaya berbusana merupakan cerminan dari pribadi seseorang. Seseorang berbusana bukan hanya ingin mengikuti tren, tapi ingin memperlihatkan the true color of them. Meskipun mungkin memakai item  busana yang serupa, tapi penampilan setiap orang bisa berbeda karena style masing-masing pribadi yang mengenakannya. 

Pada dasarnya ada 6 style dasar dalam berbusana. Masing-masing mempunyai ciri khas, baik dari siluet, bahan, warna dan tampilan keseluruhan. Yuk kita simak karakteristik masing-masing gaya.


1. Classic Elegant / Elegan Klasik

Orang yang memilih style ini adalah orang dengan kepribadian yang tenang, rapi, tidak mudah terpengaruh tren yang sedang hit. Desain sederhana namun mewah adalah pilihannya. Item busana yang menjadi incarannya adalah busana dengan potongan yang standar, dimana style -nya tidak akan pernah ketinggalan zaman/kuno. 

Begitu pula dengan pilihan warna. Warna yang tenang dan elegan menjadi pilihannya, seperti hitam, deep purple, putih, nude, khaki, peach,  maroon, dark blue dan warna-warna yang elegan  dan abadi (bukan tren sementara) adalah pilihannya.  

Siluet yang digunakan juga tidak ribet! siluet H, Y, I, A pant silhouette adalah favorit mereka.  No rumbai-rumbai. Clean cut adalah desain pilihan. 

Bahan yang digunakan adalah bahan yang menampilkan kemewahan dalam kesederhanaan. Seperti wool mewah namun tidak bersinar-sinar seperti lampu disko! Bahan yang berpegang teguh, tidak menempel di lekuk tubuh namun tetap memberi kesan ringan dan tidak membebani.

Aksesoris juga harus sesuai. Aksesoris yang memberikan kesan klasik seperti kalung atau gelang rantai kecil atau mutiara dengan liontin adalah a must have things bagi mereka. Clutch atau tas tangan kecil baik yang disandang atau dijinjing adalah pelengkap penampilan manis secara keseluruhan yang menandakan bahwa mereka adalah wanita rapi dan organized 


 
 

2. Sporty Casual / Sporti Kasual

Sesuai dengan namanya, tampil kasual atau santai adalah pilihan ternyaman bagi orang dengan style ini. Bahkan kalau tidak aturan yang melarang, mereka akan tampil dengan santai bahkan pada saat-saat penting dan resmi! Nyaman adalah kata kunci bagi mereka yang suka dengan sporti kasual. Kata kunci: loose, active, santai dan nyaman.

Gaya ini menunjukkan bahwa sipemakainya adalah orang yang suka bergerak, berkegiatan, aktif dan senang dengan kegiatan fisik. Maka item busana yang mereka pilih adalah yang tidak menghambat kegiatan mereka. Meskipun begitu, penampilan sederhana bukan pilihan utama. Berbagai potongan busana akan mereka kenakan selama masih terlihat kasual dan sporty. Celana dan T-Shirt adalah pilihan utama. 

Warna adalah sesuatu yang memperlihatkan mereka yang sporti kasual ini. Warna yang no color seperi hitam dan putih adalah pilihan utama. Warna lain dipilih namun dengan kedalaman warna.

Aksesories seperti gelang temali, jam G-Shock adalah pilihan. Tas besar, selempang atau ransel adalah kesukaan mereka untuk membawa berbagai barang keperluan. Tidak ribet dan muat banyak adalah alasan mengapa mereka memakainya. sneackers adalah andalan, namun tidak menutup kemungkinan mereka memakai sepatu ujung lancip, namun tetap tidak melupakan faktor kenyamanan dalam bergerak

  
  


3. Feminine Romantic / Feminim Romantis

Feminine romantic / feminin romantis adalah gaya berbusana yang memancarkan kelembutan, keanggunan, dan manis dengan ciri khas warna pastel, motif bunga, serta bahan yang melayang. Suka dengan drama romantis, lagu mellow mendayu-dayu bisa jadi pertanda bahwa seseorang berkepribadian feminin romantis. 

Ciri-Ciri Utama

  • Warna lembut: Merah muda muda, putih tulang, krem, dan warna pastel lain.
  • Bahan kain: Sutra, sifon, renda, tule, dan katun halus yang ringan.
  • Motif dan detail: Cetakan bunga, pita, kerut, dan bordir yang manis.
Pilihan Busana
  • Gaun midi dan maxi: Rok panjang yang longgar dan bergerak indah saat tertiup angin.
  • Blus berenda: Atasan dengan potongan leher lembut atau lengan gembung (puff sleeve).
  • Sepatu anggun: Sepatu hak rendah yang nyaman atau sepatu teplek (flat shoes) berujung lancip


4. Exotic Dramatic / Eksotis Dramatis

Gaya exotic dramatic adalah gaya busana dan kepribadian yang menonjolkan unsur etnik, karakter unik yang kuat, serta kesan mewah yang berani. Gaya ini memadukan keindahan budaya tradisional atau unsur folklore dengan potongan busana yang ekspresi

Karakteristik Utama
  • Etnik dan Unik: Menggunakan sentuhan budaya lokal, motif tradisional, atau teknik kain Nusantara seperti tenun dan batik dengan potongan tidak biasa. [1, 2]
  • Warna Kontras atau Tanah: Sering memakai palet warna kuat yang mencolok (merah, hitam, putih) atau kombinasi warna-warna bumi (earthy tones).
  • Aksesoris Mencolok: Memakai perhiasan atau tambahan ornamen berukuran besar yang artistik dan mencuri perhatian.
Kesan dan Penggunaan
  • Ekspresif dan Percaya Diri: Pemakai gaya ini dinilai memiliki kepribadian yang karismatik, tidak takut tampil beda, dan menyukai pusat perhatian secara elegan.
  • Acara Formal atau Seni: Sangat cocok dipakai untuk acara pesta, peragaan busana, atau festival budaya yang membutuhkan penampilan megah dan berkarakter.



5. Sexy Alluring / Seksi Menggoda

Sexy alluring adalah gaya busana yang menonjolkan bentuk tubuh dan daya tarik pemakainya secara menggoda, dengan ciri khas warna mencolok dan bahan pas badan. Gaya ini menggambarkan kepribadian yang berani dan percaya diri.
Karakteristik Gaya
  • Menggunakan pakaian yang pas di badan (press body) seperti spandek, rajut, atau sutra.
  • Menampilkan bentuk lekuk tubuh atau bagian kulit tertentu secara strategis.
  • Memilih warna-warna kuat dan mewah seperti merah, hitam, emas, atau ungu. 
Kepribadian Pemakai
  • Cenderung berani, aktif, dan ekspresif.
  • Suka menjadi pusat perhatian di setiap kesempatan.
  • Tampil percaya diri dengan bentuk tubuh sendi



6. Art of Beat

Gaya busana art of beat adalah gaya berpakaian yang unik, kreatif, dan antimainstream, ditandai dengan pemilihan busana yang ekspresif, eksentrik, serta sentuhan seni yang tinggi. Penggemar gaya ini biasanya memiliki kepribadian yang kreatif, suka bereksperimen dengan bentuk atau pola kain, dan tidak suka mengikuti aturan busana yang kaku

Ciri-Ciri Gaya Busana Art of Beat
  • Unik dan Quirky: Memiliki bentuk, potongan, atau padu-padan yang tidak biasa dan berbeda dari orang lain.
  • Sentuhan Seni Tinggi: Sering menggunakan pakaian dengan hasil manipulasi kain, teknik cut-out, atau lukisan tangan.
  • Ekspresif: Menjadi media bagi pemakainya untuk menunjukkan isi kepala dan jiwa seni mereka secara visual.
Kepribadian Pemakai
  • Kreatif: Senang memodifikasi atau bahkan membuat pakaian sendiri.
  • Sulit Ditebak: Memiliki cara pandang dan pola pikir yang bebas serta tidak kaku.
  • Berani Tampil Beda: Percaya diri mengenakan busana yang mencolok atau tabrak motif/warna demi sebuah estetika.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENYELESAIAN TEPI BUSANA : DEPUN, SERIP, ROMPOK DAN KELIM

P enyelesaian tepi pakaian adalah salah satu teknik menjahit yang bertujuan untuk menghasilkan produk busana yang berkualitas, rapi dan indah. Penyelesaian tepi pakaian dapat berupa depun, serip, rompok dan kelim. 1 D epun adalah penyelesain tepi yang letaknya berada pada bagian dalam/buruk busana dengan lapisan bentuk atau kumai serong. Depun digunakan untuk menyelesaikan tepi pakaian seperti garis leher dan kerung lengan agar tidak bertiras dan lebih rapi. Bahan yang digunakan untuk depun haruslah bahan yang sama dengan bahan utama. Pembuatan depun dibagi menjadi 2, ada yang disambung dengan vuring ada yang tidak. Depun yang tidak disambung dengan vuring diselesaikan dengan jahit tangan menggunakan sum sembunyi.  S erip adalah penyelesaian tepi yang letaknya berada pada bagian luar / baik busana. Serip digunakan untuk menyelesaikan pinggiran busana seperti garis leher, kerung lengan, ujung lengan atau ujung rok.   Selain digunakan untuk menyelesaikan pinggiran busana s...

Jenis Marker Layout - Pembuatan Busana Industri

Penetapan jenis marker didasarkan pada motif kain (polos, garis, atau motif), lebar kain dan karakteristik kain. Jenis marker antara lain Solid Marker, One Way Marker, Two Way Marker, One Each Way Marker, Special Marker Block Marker 1. Solid Marker Solid Marker adalah semua pola dapat ditempatkan pada posisi bebas (arah lusi, pakan, maupun serong) tidak perlu mempertimbangkan jenis komponen garment. Jenis marker ini biasanya digunakan untuk jenis kain polos. 2. One Way Marker One Way Marker adalah semua pola dalam marker diletakan satu arah, dimana letak pola arahnya tidak boleh berlawanan. Biasanya marker ini digunakan untuk jenis kain corduroy, atau untuk jenis motif kain bunga border print,fabric one facing direction. 3. Two Way Marker TwoWay Marker adalah peletakan poladalam marker dapat dilakukan dua arah. Biasanya marker ini digunakan untuk jenis kain yang mempunyaidesigndenganrepeatyangsimetris. 4. One Each Way Marker Pengertian dari one each marker a...

Spreading / Penggelaran Bahan - Pembuatan Busana Industri

Penggelaran bahan merupakan kegiatan pengkondisian, pembukaan, penggelaran kain pada meja cutting dengan panjang dan jumlah tumpukan tertentu untuk perlakuan proses pemotongan bahan.  Hal–Hal yang harus diperhatikan dalam penggelaran bahan 1) Gelar kain sesuai dengan kebutuhannya 2) Perhatikan gelaran kain lembar demi lembar secara teliti dan cermat 3) Pastikan antara gelaran pertama sampai gelaran terakhir tepi kain harus sama baik memanjang maupun melebar 4) Tegangan kain harus sama 5) Pastikan tidak ada kain yang melipat, kendor, menggelembung, renggang satu sama lain, dan kain harus rata 6) Tinggi tumpukan kain atau jumlah lembar kain harus lebih rendah, dibandingkan dengan tinggi efektif pisau potong 7) Kerapatan atau kepadatan kain dibagian atas, tengah, bawah, harus sama 8) Pasang kertas marker yang sudah di cek, dan siap untuk di pasang pada gelaran kain 9) Siapkan stiker budling dan numbering pada setiap komponen marker 10) Siapkan mesin potong sesuai dengan sp...