Langsung ke konten utama

Pembuatan Pola dengan Program CAD

Pembuatan pola, melakukan grading serta penyusunan layout marker di industry sebagian besar sudah menggunakan software.  Pola dibuat berdasarkan ukuran standar tanpa mengukur tubuh pemakai. Ukuran standar umumnya disimbolkan dalam bentuk huruf atau angka S, M, L atau 14, 16, 17 dsb. Pola dibuat untuk semua ukuran yang akan diproduksi seperti S, M, L dan XL. Proses pembuatan pola dilakukan secara manual maupun komputer (CAD). Umumnya industri garmen telah mengunakan pembuatan pola dan marker dengan komputer. 

Mari kita perhatikan dengan seksama proses pembuatan pola dengan program Richpeace berikut ini


Video Pembuatan Pola Kemeja 

Video pembuatan pola rok dengan CAD


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pola Dasar Badan Wanita

Pembuatan Pola Dasar Badan Wanita Sistem Sederhana Ukuran yang dibutuhkan : Lingkar leher :  36 cm Panjang bahu :  12 cm Lingkar badan :  88 cm Panjang sisi :  17 cm Lingkar pinggang :  66 cm Panjang bahu :  12 cm Panjang muka :  30 cm Panjang sisi :  17 cm Lebar muka :  31 cm Tinggi dada :  16 cm Keterangan pembuatan pola dasar badan wanita sistem sederhana A.       Bagian belakang A ~ B     :  1,5 cm B ~ C     :  Panjang punggung A ~ D     :  1/6 lingkar leher + 1 cm Hubungkan D ~ B dengan garis lengkung D ~ E     :   Panjang bahu E ~ F      :  3 cm C ~ H     :...

Spreading / Penggelaran Bahan - Pembuatan Busana Industri

Penggelaran bahan merupakan kegiatan pengkondisian, pembukaan, penggelaran kain pada meja cutting dengan panjang dan jumlah tumpukan tertentu untuk perlakuan proses pemotongan bahan.  Hal–Hal yang harus diperhatikan dalam penggelaran bahan 1) Gelar kain sesuai dengan kebutuhannya 2) Perhatikan gelaran kain lembar demi lembar secara teliti dan cermat 3) Pastikan antara gelaran pertama sampai gelaran terakhir tepi kain harus sama baik memanjang maupun melebar 4) Tegangan kain harus sama 5) Pastikan tidak ada kain yang melipat, kendor, menggelembung, renggang satu sama lain, dan kain harus rata 6) Tinggi tumpukan kain atau jumlah lembar kain harus lebih rendah, dibandingkan dengan tinggi efektif pisau potong 7) Kerapatan atau kepadatan kain dibagian atas, tengah, bawah, harus sama 8) Pasang kertas marker yang sudah di cek, dan siap untuk di pasang pada gelaran kain 9) Siapkan stiker budling dan numbering pada setiap komponen marker 10) Siapkan mesin potong sesuai dengan sp...

Jenis Marker Layout - Pembuatan Busana Industri

Penetapan jenis marker didasarkan pada motif kain (polos, garis, atau motif), lebar kain dan karakteristik kain. Jenis marker antara lain Solid Marker, One Way Marker, Two Way Marker, One Each Way Marker, Special Marker Block Marker 1. Solid Marker Solid Marker adalah semua pola dapat ditempatkan pada posisi bebas (arah lusi, pakan, maupun serong) tidak perlu mempertimbangkan jenis komponen garment. Jenis marker ini biasanya digunakan untuk jenis kain polos. 2. One Way Marker One Way Marker adalah semua pola dalam marker diletakan satu arah, dimana letak pola arahnya tidak boleh berlawanan. Biasanya marker ini digunakan untuk jenis kain corduroy, atau untuk jenis motif kain bunga border print,fabric one facing direction. 3. Two Way Marker TwoWay Marker adalah peletakan poladalam marker dapat dilakukan dua arah. Biasanya marker ini digunakan untuk jenis kain yang mempunyaidesigndenganrepeatyangsimetris. 4. One Each Way Marker Pengertian dari one each marker a...